Ayat-Ayat Alkitab Tentang Masa Tua

Print Friendly, PDF & Email

“Tua-tua keladi, semakin tua semakin menjadi.” Itulah salah satu kiasan tentang masa tua yang umum kita dengar. Faktanya, tidak sedikit orang yang menjalani masa tua dengan sembarangan. Kekhawatiran, kesepian, post-power syndrome, depresi karena sakit, merupakan hal-hal yang bisa menyerang seseorang di masa tuanya. Akibatnya, bukannya menjadi teladan dan berkat, seseorang malah bisa menjadi “beban” bagi orang-orang di sekitarnya.

Bagaimana anak-anak Tuhan memandang masa tua? Berikut beberapa ayat Alkitab tentang masa tua yang dapat menguatkan kita. Cara pandang yang benar tentang masa tua akan membuat kita untuk menapaki usia di dunia ini dengan benar, berapa pun usia kita saat ini.

Konon hikmat ada pada orang yang tua, dan pengertian pada orang yang lanjut umurnya. (Ayb. 12:12)

Janganlah membuang aku pada masa tuaku, janganlah meninggalkan aku apabila kekuatanku habis. (Mzm. 71:9)

17 Ya Allah, Engkau telah mengajar aku sejak kecilku, dan sampai sekarang aku memberitakan perbuatan-Mu yang ajaib; 19 juga sampai masa tuaku dan putih rambutku, ya Allah, janganlah meninggalkan aku, supaya aku memberitakan kuasa-Mu kepada angkatan ini, keperkasaan-Mu kepada semua orang yang akan datang.
(Mzm. 71:17-18)

Masa hidup kami tujuh puluh tahun dan jika kami kuat, delapan puluh tahun, dan kebanggaannya adalah kesukaran dan penderitaan; sebab berlalunya buru-buru, dan kami melayang lenyap. (Mzm. 90:10)

13 Orang benar akan bertunas seperti pohon korma, akan tumbuh subur seperti pohon aras di Libanon; 14 mereka yang ditanam di bait TUHAN akan bertunas di pelataran Allah kita. 15 Pada masa tua pun mereka masih berbuah, menjadi gemuk dan segar, (Mzm. 92:13-15)

Aku lebih mengerti dari pada orang-orang tua, sebab aku memegang titah-titah-Mu. (Mzm. 119:100)

Rambut putih adalah mahkota yang indah, yang didapat pada jalan kebenaran. (Ams. 16:31)

Mahkota orang-orang tua adalah anak cucu dan kehormatan anak-anak ialah nenek moyang mereka. (Ams. 17:6)

Hiasan orang muda ialah kekuatannya, dan keindahan orang tua ialah uban. (Ams. 20:29)

Janganlah mengatakan: “Mengapa zaman dulu lebih baik dari pada zaman sekarang?” Karena bukannya berdasarkan hikmat engkau menanyakan hal itu. (Pkh. 7:10)

Segala sesuatu yang dijumpai tanganmu untuk dikerjakan, kerjakanlah itu sekuat tenaga, karena tak ada pekerjaan, pertimbangan, pengetahuan dan hikmat dalam dunia orang mati, ke mana engkau akan pergi. (Pkh. 9:10)

tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah. (Yes. 40:31)

Sampai masa tuamu Aku tetap Dia dan sampai masa putih rambutmu Aku menggendong kamu. Aku telah melakukannya dan mau menanggung kamu terus; Aku mau memikul kamu dan menyelamatkan kamu. (Yes. 46:4)

Akan hal ini aku yakin sepenuhnya, yaitu Ia, yang memulai pekerjaan yang baik di antara kamu, akan meneruskannya sampai pada akhirnya pada hari Kristus Yesus. (Flp. 1:6)

2 Laki-laki yang tua hendaklah hidup sederhana, terhormat, bijaksana, sehat dalam iman, dalam kasih dan dalam ketekunan.
3 Demikian juga perempuan-perempuan yang tua, hendaklah mereka hidup sebagai orang-orang beribadah, jangan memfitnah, jangan menjadi hamba anggur, tetapi cakap mengajarkan hal-hal yang baik
4 dan dengan demikian mendidik perempuan-perempuan muda mengasihi suami dan anak-anaknya,
5 hidup bijaksana dan suci, rajin mengatur rumah tangganya, baik hati dan taat kepada suaminya, agar Firman Allah jangan dihujat orang.
(Tit. 2:2-5)

24 Sebab: “Semua yang hidup adalah seperti rumput dan segala kemuliaannya seperti bunga rumput, rumput menjadi kering, dan bunga gugur,
25 tetapi firman Tuhan tetap untuk selama-lamanya.” Inilah firman yang disampaikan Injil kepada kamu.
(1Ptr. 1:24-25)

Bagikan artikel ini:

Leave a Reply