Refleksi Singkat Yun. 1:5-6: Keberadaan Allah

Sumber: orami.co.id

Print Friendly, PDF & Email

5 Awak kapal menjadi takut, masing-masing berteriak-teriak kepada allahnya, dan mereka membuang ke dalam laut segala muatan kapal itu untuk meringankannya. Tetapi Yunus telah turun ke dalam ruang kapal yang paling bawah dan berbaring di situ, lalu tertidur dengan nyenyak. 6 Datanglah nakhoda mendapatkannya sambil berkata: “Bagaimana mungkin engkau tidur begitu nyenyak? Bangunlah, berserulah kepada Allahmu, barangkali Allah itu akan mengindahkan kita, sehingga kita tidak binasa.” (Yun. 1:5-6)

Ketika itu, Yunus bermaksud untuk menyembunyikan diri dari semua orang, termasuk Tuhan, dengan turun ke bagian kapal yang paling bawah. Ini adalah ruang yang paling tidak terjangkau oleh awak kapal.

Namun apa yang terjadi? Nakhoda kapal tetap dapat menemukannya (ay. 6). Bahkan Si Nakhoda memintanya untuk bergabung dengan “prayer meeting” yang dilakukan semua orang di kapal itu. Mereka masing-masing berseru kepada allah mereka untuk menyelamatkan mereka dari badai yang begitu mengerikan.

Kisah ini mengajarkan kita bahwa Allah hadir di segala tempat. Tidak ada satupun tempat untuk bersembunyi bagi kita yang melarikan diri dari-Nya. Tetapi, sekaligus tidak ada tempat yang tidak terjangkau oleh karya penyertaan-Nya bagi orang-orang yang mengerjakan panggilan-Nya. Maka, jalanilah panggilan Tuhan dengan setia!

Related Post

Leave a Reply