Refleksi Singkat 2Tim. 2:21: Perabot Allah

Photo by Svitlana on Unsplash

Print Friendly, PDF & Email

Jika seorang menyucikan dirinya dari hal-hal yang jahat, ia akan menjadi perabot rumah untuk maksud yang mulia, ia dikuduskan, dipandang layak untuk dipakai tuannya dan disediakan untuk setiap pekerjaan yang mulia. (2Tim. 2:21)

Pilih mana: minum dari gelas emas yang kotor atau gelas plastik yang bersih? Tentu saja, kita akan memilih yang kedua. Demikian pula jika kita ingin dipakai Tuhan lebih lagi, kita harus mau “menyucikan diri dari hal-hal jahat.”

Contoh kecilnya, stop menonton pornografi, menghindari omongan yang kotor/sia-sia, mengejar integritas dibanding popularitas, dan mengendalikan keterikatan terhadap barang-barang duniawi. Jika kita masih suka melakukan hal-hal ini, bagaimana mungkin diri kita akan dipakai Allah secara maksimal? Karena semuanya bertolak belakang dengan natur Allah yang kudus.

Tetapi jangan berkomitmen dalam ranah usaha manusiawi belaka seperti orang-orang Farisi. Ingatlah bahwa ini hanya bisa dimungkinkan melalui karya Roh Kudus (Rm. 15:16), Kristus (1Kor. 1:2), dan Allah Bapa (1Tes. 5:23). Maka, jadikanlah doa dan perenungan Alkitab sebagai prioritas dalam keseharian kita.

Related Post

Leave a Reply